Penyakit Ginjal Kronis (CKD)

Frekuensi penyakit ginjal kronis (CKD) cenderung trus meningkat setiap tahunnya di seluruh dunia. Studi populasi di 4 kota di Indonesia : Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Bali menunjukkan 8,6% penduduk indonesia terkena penyakit ini.
Menanggapi persoalan ini PERNEFRI (perhimpunan nefrologi indonesia) menghimbau agar masyarakat melakukan pencegahan. Yaitu dengan menjaga kesehatan ginjal serta melakukan deteksi dini dari gangguan ginjal. Hal tersebut disampaikan oleh ketua PERNEFRI dr. Dharmeizar, Sp.PD-KGH dalam konferensi pers.

http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcThftcQZt3YB-9QxKSIfA-ELTGuXRpSGI3JvaLG-kZgjFJSAB9P

Penyakit ginjal kronis merupakan kondisi dimana fungsi ginjal menurun secara bartahap atau hilang secara keseluruhan. Saat fungsinya mengalami penurunan, ginjal akan mengalami kesulitan untuk menyaring racun dan cairan, sehingga sampah dan cairan berlebih tetap berada dan terakumulasi di dalam tubuh. Penyebab yang paling umum adalah penyakit hipertensi dan diabetes, dimana keduanya sangat berkaitan erat dengan pola asupan nutrisi dan gaya hidup.
Klasifikasi gagal ginjal kronik dapat dilihat berdasarkan sindrom klinis yang disebabkan penurunan fungsinya yaitu predialisis (awal terkena/ belum parah) dan dilisis (stadium atas).
Saat predialisis yang dapat dilakukan adalah dengan pengaturan diet dan pemberian obat. Sedang bila telah masuk dialisis maka transplantasi ginjal bisa jadi solusi terakhir.

Namun alangkah baiknya bila kita melakukan pencegahan terhadap penyakit tersebut.
ada 8 langkah yang insyaAllah bisa membantu :
1. menjaga kesehatan dengan gemar berolah raga
2. menjaga dan mengontrol kadar gula.
3. menjaga agr tekanan darah tetap normal
4. mengkonsumsi makanan sehat dan menjaga berat badan.
5. banyak minum air putih
6. Jangan merokok, dan hindari asap rokok.
7. jangan konsumsi sembarang obat (tidak sesuai resep & manfaat)
8. lakukan pemeriksaan segera jika dirasa ada resiko CKD

 

Jadi, Sayangi ginjalmu, Sekarang!!

Mulai hidup sehat dan jauhi segala faktor resikonya.

Mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Iklan

About UKM move

Para Penggenggam Bara

Posted on Januari 26, 2013, in Penyakit Dalam and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: