Belajar Hack yok!uuuuyyeeeeaaah…

Apa itu Hacking?? – Asal pertama kata “Hacker” seseorang yang berhasil masuk ke sebuah sistem komputer orang lain dalam jaringan komputer, berawal dari tahun 60-an di Las Vegas di adakan sebuah permainan (Game) yang menggunakan system jaringan komputer (networking) dimana cara permainan itu satu sama lain berusaha untuk masuk ke system komputer lawan (pemain lainya) dan melumpuhkannya. dari sinilah kemudian orang-orang menamakan sekelompok anak-anak muda yang mengikuti permainanan ini sebagai Hackers.
Sehingga Hacking ini merupakan kegiatan yang dilakukan seseorang mencakup bidang komputer dan teknologi dimana ia mencoba dan berusaha masuk ke sebuah sistem komputer orang lain, dengan demikian ia dapat hak akses untuk mengendalikannya. Penjelasan lebih lanjut tentang Hacking

Kembali ke topik, pada postingan ini ada beberapa istilah-istilah hacking yang mungkin anda belum mengetahuinya, ini khusus untuk newbie seperti saya :). Berikut ini ada beberapa istilah dalam proses hacking bawah ini :

1. Footprinting

Mencari rincian informasi terhadap sistem-sistem untuk dijadikan sasaran, mencakup pencarian informasi dengan search engine, whois, dan DNS zone transfer.

2. Scanning

Terhadap sasaran tertentu dicari pintu masuk yang paling mungkin. Digunakan ping sweep dan port scan.

3. Enumeration

Meneliti sasaran secara intensif ,yang mencari user account absah, network resource and share & aplikasi untuk mendapatkan mana yang proteksinya lemah.

4. Gaining Access/Mendapatkan Akses

Mendapatkan data lebih banyak lagi untuk mulai mencoba mengakses sasaran. Meliputi mengintip dan merampas password, menebak password, serta melakukan buffer overflow.

5. Escalating Privilege/Menemukan Akses Khusus (Root)

Bila baru mendapatkan user password di tahap sebelumnya, di tahap ini diusahakan mendapat privilege admin jaringan dengan password cracking atau exploit sejenis getadmin, sechole, atau lc_messages.

6. Pilfering

Proses pengumpulan informasi dimulai lagi untuk identifikasi mekanisme untuk mendapatkan akses ke trusted system. Mencakup evaluasi trust dan pencarian cleartext password di registry, config file, dan user data.

7. Menutupi Jejak (Covering Tracks)

Begitu kontrol penuh terhadap sistem diperoleh, maka menutup jejak menjadi prioritas. Meliputi membersihkan network log dan penggunaan hide
tool seperti macam-macam rootkit dan file streaming.

8. Membuat Pintu Belakang (Creating Backdoors)

Pintu belakang diciptakan pada berbagai bagian dari sistem untuk memudahkan masuk kembali ke sistem ini dengan cara membentuk user account palsu,menjadwalkan batch job, mengubah startup file, menanamkan service pengendali jarak jauh serta monitoring tool, dan menggantikan aplikasi dengan trojan.


9. Denial of Service (DOS)

Bila semua usaha di atas gagal, penyerang dapat melumpuhkan sasaran sebagai usaha terakhir Meliputi SYN flood, teknik-teknik ICMP, Supernuke,land/latierra, teardrop, bonk, newtear, trincoo, trini00, dan lain-lain.

10. Phising

adalah tindakan memperoleh informasi pribadi seperti User ID, password, PIN, nomor rekening bank, nomor kartu kredit Anda secara ilegal.

11. Keylogger

adalah mesin atau software yang dipasang atau diinstal di komputer agar mencatat semua aktivitas yang terjadi pada keyboard (bekerja diam diam alias tidak terketahui oleh kita secara kasat mata)

12. Fake Login

Halaman tiruan/palsu yang dibuat untuk mengelabui user, bertujuan untuk mencuri informasi penting dari user (eg. username, password, email). Seperti pada kasus pencurian email n password Friendster, Facebook, dll.

13. Fake Process

Proses tiruan yang dibuat untuk menyembunyikan nama proses asli, bertujuan untuk mengelabui admin sistem. Seperti mem-fake “./backdoor” menjadi “usr/sbin/httpd”, sehingga ketika di “ps -ax”, proses “./backdoor” berubah menjadi “usr/sbin/httpd”.

14. Malicious Code/Script

Kode yg dibuat untuk tujuan jahat atau biasa disebut kode jahat.

15. Virus

Kode jahat yg sistim kerjanya seperti virus pada manusia, menggandakan diri dan seperti parasit menopang pada file yg diinfeksinya. File yg terinfeksi menjadi rusak atau ukurannya bertambah. Sekarang kode jenis ini akan sangat mudah terdeteksi pada aplikasi yg memeriksa crc32 dari dirinya.

16. Worm (Cacing)

Kode jahat yg sistim kerjanya seperti cacing, menggandakan diri dan menyebar, tidak menopang pada file. Kebanyakan di Indonesia adalah kode jenis ini.

17. Trojan (Horse)

Kode jahat yg sistim kerjanya seperti kuda trojan pada zaman kerajaan Romawi, masuk ke dalam sistem untuk mengintip dan mencuri informasi penting yg ada didalamnya kemudian mengirimnya kepada pemilik trojan.

Iklan

About UKM move

Para Penggenggam Bara

Posted on Februari 2, 2013, in Hacker Moeslim and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: